Kenduri Kematian Sebagai Media Sedekah Makanan, Integrasi Nilai Keislaman dan Silaturahmi Dalam Masyarakat Aceh

  • Ichsan Politeknik Kesehatan Negeri Aceh, Indonesia
  • Asmadhiya Asyyifa Politeknik Kesehatan Negeri Aceh
  • Cut Miratul Hayati Politeknik Kesehatan Negeri Aceh
  • Hawania Rizki Politeknik Kesehatan Negeri Aceh
  • Illiza Maghfirah Politeknik Kesehatan Negeri Aceh
  • Isti Karina Politeknik Kesehatan Negeri Aceh
  • Nyak Elza Rahmadilla Politeknik Kesehatan Negeri Aceh
  • Ichsan Poltekkes Kemenkes Aceh

Abstract

Kenduri kematian merupakan salah satu tradisi yang masih lestari dalam masyarakat Aceh dan mencerminkan integrasi erat antara adat dan ajaran Islam. Tradisi ini tidak hanya dipahami sebagai ritual adat, tetapi juga sebagai media sedekah makanan serta sarana penguatan nilai-nilai keislaman dan silaturahmi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik kenduri kematian dalam masyarakat Aceh sebagai bentuk sedekah makanan dan mengkaji integrasi nilai keislaman serta fungsi sosial yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan observasi sosial terhadap pelaksanaan kenduri kematian di beberapa wilayah Aceh. Hasil kajian menunjukkan bahwa kenduri kematian berperan sebagai bentuk aktualisasi ajaran Islam tentang sedekah, ukhuwah Islamiyah, dan solidaritas sosial. Melalui penyediaan makanan, pembacaan doa, zikir, dan tahlil, tradisi ini menjadi media dakwah kultural yang efektif dan mudah diterima oleh masyarakat. Selain itu, kenduri kematian berkontribusi dalam memperkuat silaturahmi, menumbuhkan empati kolektif, serta menjaga keharmonisan dan ketahanan sosial masyarakat Aceh. Dengan demikian, kenduri kematian dapat dipahami sebagai wujud harmonisasi antara adat dan nilai keislaman yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat Aceh.

References

Muthia, C. (2021). Nilai-nilai agama Islam dalam budaya dan adat masyarakat Aceh. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 52-60.

Afrida, N. (2024). Kenduri Jirat pada Masyarakat Gampong. Jurnal PHJ

Mufiroh, A. N., Pratama, A. S. P., & Faisal, V. I. A. (2025). Dialektika Agama dan Budaya: Tradisi Kenduri Sebagai Ekspresi Religius Desa Sukorejo Kemiri. Islah Tarbawi: Journal of Islamic Education and Learning, 1(2), 56-68.

Abubakar, F. (2016). Interaksi Islam Dengan Budaya Lokal Dalam Tradisi Khanduri Maulod Pada Masyarakat Aceh. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 21(1), 19-34.

Yanti, F., & Arnesih, A. (2019). The Meaning of Kenduri Death in the Terong Island of Batam City. Diakronika, 19(2), 78-92.

Maulina, Y. U. (2020). Living Hadis Pada Tradisi Kenduri Di Kampung Mee Adan Aceh. Riwayah: Jurnal Studi Hadis, 6(2), 211.

Anggie, A. (2022). Makna Dan Fungsi Tradisi Kenduri Pada Peringatan Hari Kematian Bagi Masyarakat Di Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Teluk Betung Utara (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).

Abdullah, T. (2014). Agama, Etos Kerja, dan Perkembangan Ekonomi. Jakarta: LP3ES.

Aswita, D., Suryadarma, I. G. P., & Suyanto, S. (2018). Local wisdom of Acehnese society in maintaining social harmony. GeoJournal of Tourism and Geosites, 22(2), 393–402.

Nurhaliza, N., Nurjanah, A. S., Cantika, A. S., Fradita, D., & Putri, Z. A. (2025, December). Peran Dukungan Sosial dalam Tradisi Tahlilan terhadap Ketenangan Batin Keluarga yang Berduka di KM 5 Palembang. In Proceeding Conference on Da'wah and Communication Studies (Vol. 4, pp. 684-707).

Mela, L. (2025). Peran Tradisi Kekiceghan Dalam Membentuk Solidaritas Sosial Masyarakat Di Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat (Doctoral Dissertation, Uin Raden Intan Lampung).

Mufiroh, A. N., Pratama, A. S. P., & Faisal, V. I. A. (2025). Dialektika Agama dan Budaya: Tradisi Kenduri Sebagai Ekspresi Religius Desa Sukorejo Kemiri. Islah Tarbawi: Journal of Islamic Education and Learning, 1(2), 56-68.

Usman, M. (2024). Tradisi Dan Budaya Islam Di Aceh: Pengaruh Dan Praktik Dalam Konteks Sosial. CARITA: Jurnal Sejarah dan Budaya, 3(1), 56-76.

Kumendong, J. A., Harisantoso, I. T., & Tampake, T. (2025). Tradisi Dragel sebagai Model Pendampingan Pastoral Kontekstual dalam Budaya Suku Sangir. MARSAHALA: Journal of Religious and Cultural Studies, 1(2), 135-146.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama. Jakarta: Kemenag RI.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. California: Sage Publications.

Nasution, S. (2012). Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Aksara.

Rahman, F. (2009). Islam. Chicago: University of Chicago Press.

Siregar, M. (2015). Tradisi kenduri dalam masyarakat Aceh sebagai bentuk integrasi adat dan agama. Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 7(2), 45–56.

Suryana. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Zainuddin, M. (2017). Nilai-nilai sosial keagamaan dalam tradisi masyarakat Aceh. Jurnal Al-Ulum, 17(1), 89–104.

Abubakar, M. S., & Anwar, M. P. (2021). Transformasi Budaya Malu Analisis Budaya Malu Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Aceh. Penerbit K-Media.

Published
2026-06-02
How to Cite
Ichsan, Asyyifa, A., Hayati, C. M., Rizki, H., Maghfirah, I., Karina, I., Rahmadilla, N. E., & Ichsan. (2026). Kenduri Kematian Sebagai Media Sedekah Makanan, Integrasi Nilai Keislaman dan Silaturahmi Dalam Masyarakat Aceh. Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) , 7(1), 26-37. https://doi.org/10.54423/jsk.v7i1.263